Jikakamu tidak mengalami hamil, namun periode haidnya sangat sering tidak teratur. Maka cobalah cermati apa yang sebenarnya penyebab telat datang bulan tersebut. Mungkin di antara daftar diatas, salah satunya penyebabnya. Jika demikian, sebaiknya segera periksakan ke dokter terdekat.
Jikaterlalu banyak mengonsumsinya, bisa jadi penyebab telat haid 1 bulan. 3. Sering Minum Kopi dengan Banyak Gula. Katanya kopi merupakan minuman orang tua, tapi Moms perlu tahu bahwa anak-anak sekarang juga doyan kopi. Bedanya, kopi yang mereka konsumsi mengandung lebih banyak gula. Terlalu banyak gula juga bisa menjadi penyebab telat haid.
Terlambatmenstruasi dapat disebabkan oleh stres, obesitas, penurunan berat badan drastis, sering terpapar asap rokok, pil KB, PCOS, penyakit kronis seperti diabetes, gangguan tiroid, menopause dini, atau kehamilan.
Semakinlangka, maka harganya akan semakin mahal. Sebab, tidak semua orang dapat memilikinya karena keterbatasan jumlah produksi. Tak heran jika jam tangan berstatus limited edition ini sering menjadi buruan para kolektor jam. Nah, itu tadi alasan mengapa sebuah jam tangan dapat berharga mahal bahkan sangat mahal.
Bawaannyaitu pengen maki-maki dan nabok kepalanya pakai Jam Gadang. Selain karena sudah bawaan bayi, kebiasaan telat juga ada yang melatarbelakangi. Berikut beberapa hal yang sering menyebabkan orang suka telat: Hampir kebanyakan orang yang suka datang telat itu biasanya memiliki kebiasaan suka tidur larut malam.
DatangTelat. Penyebab Sering lembur kerja yang ketiga yaitu datang telat. Jika datang telat sudah pasti semua tugas akan dikerjakan dengan buru-buru. Berbincanglah seperlunya atau memanfaatkan jam istirahat untuk berbincang lebih baik ketimbang menghabiskan jam kerja untuk mengobrol. itulah 4 penyebab sering lembur kerja. Baca Juga :
. - Sebagian orang mempertanyakan kenapa tangan sering berkeringat dan kondisi itu terjadi bahkan ketika mereka sedang tidak sehabis berolahraga. Berkeringat adalah cara tubuh mengatur suhu. Semua orang pernah berkeringat, tapi punya tangan yang sering berkeringat sangatlah tidak nyaman dan bisa mengurangi rasa percaya tangan Anda sering berkeringat atau keringat berlebih terjadi juga di bagian tubuh lain yang tidak disebabkan oleh suhu yang lebih tinggi, Anda mungkin mengalami palmar hiperhidrosis atau sweaty palms telapak tangan berkeringat. Menurut Verywell Health, meski disebut telapak tangan berkeringat, itu juga bisa berkaitan dengan keringat di area tubuh lain. Telapak tangan sering berkeringat adalah bagian dari hiperhidrosis primer, suatu kondisi yang menyebabkan keringat berlebih di ekstremitas, ketiak, dan wajah. Menurut Healthline, hiperhidrosis adalah kondisi yang ditandai dengan berkeringat tanpa alasan yang jelas. Keringat tersebut bisa sampai membasahi pakaian dan mengganggu kehidupan sosial. Meski terdengar sepele, namun kondisi ini bisa menjadi masalah yang membuat frustrasi dan pada akhirnya mengurangi kualitas hidup seseorang. Baca juga 4 Manfaat Keringat bagi Kesehatan Tubuh, Apa Saja? Gejala hiperhidrosis Unsplash/Sindy Sussengut Kenapa tangan sering berkeringat mungkin merupakan tanda kondisi hiperhidrosis. Pada orang yang mengalami hiperhidrosis, keringat yang ada di telapak tangan terlihat tak terkendali. Telapak tangan menjadi lembap dan basah sehingga terasa tidak nyaman. Kenapa tangan sering berkeringat mungkin merupakan tanda kondisi hiperhidrosis. Pada orang yang mengalami hiperhidrosis, keringat yang ada di telapak tangan terlihat tak terkendali. Telapak tangan menjadi lembap dan basah sehingga terasa tidak nyaman. Berkeringat tersebut terjadi tanpa pemicu, bukan karena faktor eksternal, seperti berolahraga atau peningkatan suhu tubuh. Tangan sering berkeringat juga bisa terjadi pada suhu berapa pun atau selama musim apa pun. Selain di tangan, hiperhidrosis juga bisa terjadi di area tubuh lain, seperti ketiak hiperhidrosis aksila, bokong, kaki plantar hiperhidrosis, wajah termasuk pipi dan dahi, punggung bawah, dan alat kelamin. Menurut Cleveland Clinic, keringat berlebihan juga dapat menyebabkan gatal dan peradangan ketika berkeringat, iritasi di area terdampak, kulit bercampur dengan partikel keringat, adanya residu dari komhinasi keringat, bakteri, dan bahan kimia deodoran yang terlihat pada pakaian, hingga perubahan warna kulit, seperti menjadi pucat atau pudar. Baca juga Cara Mengatasi Masalah Keringat dan Bau BadanKenapa tangan sering berkeringat? Unsplash/Cat Han Kenapa tangan sering berkeringat, kondisi ini terjadi karena kelenjar keringat yang terlalu aktif dan ada banyak alasan lainnya. Kenapa tangan sering berkeringat, kondisi ini terjadi karena kelenjar keringat yang terlalu aktif dan ada banyak alasan lainnya. Telapak tangan berkeringat juga bisa disebabkan faktor keturunan dan bisa berkaitan dengan bentuk hidrosis lain atau kondisi kesehatan lain. Beberapa kemungkinan penyebab tangan sering berkeringat antara lain Kecemasan Infeksi Obat resep Penyalahgunaan obat Hipertiroidisme Penyakit jantung Penyakit paru Akromegali kondisi di mana kelenjar pituitari menghasilkan terlalu banyak hormon pertumbuhan Menopause Penyakit Parkinson Diabetes Tuberkulosis Stroke Gula darah rendah Pheochromocytoma tumor di kelenjar adrenal Sindrom karsinoid penyakit yang dapat terjadi ketika tumor karsinoid ditemukan di usus kecil, pankreas, hati, atau perut Kondisi ini mempengaruhi kedua jenis kelamin secara setara, tetapi wanita mungkin lebih cenderung mencari pengobatan jika mengalami telapak tangan yang berkeringat. Jika tangan berkeringat disebabkan oleh masalah yang mendasari, kita mungkin akan mengalami gejala lainnya. Segeralah berkonsultasi dengan dokter jika tangan berkeringat disertai gejala seperti menggigil, nyeri dada, mual, sakit kepala, atau demam. Konsultasi dengan dokter juga mungkin diperlikan jika keringat semakin parah dan mulai mengganggu rutinitas. Baca juga 8 Penyebab Berkeringat di Malam Hari, Awas Bisa Pertanda Anda Sakit Perawatan tangan berkeringat PIXABAY/CKSTOCKPHOTO Bagaimana layanan kesehatan memberi perawatan juga sangat ditentukan dari masalah kesehatan yang mendasari. Tidak ada perawatan untuk hiperhidrosis. Perawatannya fokus untuk mengurangi gejala dan meningkatkan kualitas hidup. Bagaimana layanan kesehatan memberi perawatan juga sangat ditentukan dari masalah kesehatan yang mendasari. Jika sudah bisa mengidentifikasi penyebab tangan sering berkeringat dan menemukan solusinya, gejala tersebut biasanya akan hilang. Dokter mungkin akan merujuk ke dokter kulit untuk perawatan hiperhidrosis dan mungkin kita akan mendapatkan rekomendasi perubahan gaya hidup, seperti mengganti rutinitas mandi, menggunakan perlengkapan khusus, mengganti bahan pakaian, dan pemberian obat minum. Baca juga Hiperhidrosis Keringat Berlebih Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
- Sebagian orang mengalami telapak tangan berkeringat dan hal itu bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi tersebut masih terbilang normal setelah melakukan aktivitas berat, berada di lingkungan yang pengap atau panas atau merasakan kecemasan. Namun, ketika telapak tangan sering berkeringat ketika tidak sedang beraktivitas, kondisi itu bisa disebut sebagai palmar hyperhidrosis adalah kondisi seseorang yang memiliki kelenjar keringat terlalu aktif yang memicu keringat berlebih. Baca juga Telapak Tangan Berkeringat, Benarkah Tanda Gangguan Kesehatan? Penyebab telapak tangan sering berkeringat Gejala yang ditimbulkan akibat palmar hyperhidrosis adalah munculnya keringat berlebih di area telapak tersebut juga memiliki tingkat keparahan yang ditandai tangan terasa lembap, terasa basah sehingga menimbulkan reaksi yang tidak nyaman. Penyebab utamanya menurut Healthline adalah disebabkan oleh faktor genetik. Artinya, jika kita menderita keringat berlebih maka kemungkinan memiliki riwayat keluarga dengan kasus yang sama. Telapak tangan yang selalu basah biasanya juga tidak menunjukkan masalah serius. Tapi, beberapa kondisi penyakit tertentu bisa menjadi penyebab kenapa tangan sering berkeringat.
“Tangan yang tiba-tiba gemetar memang terasa aneh. Namun, jika kamu sedang gugup, kondisi ini cukup wajar terjadi. Tangan yang gemetar tiba-tiba juga bisa terjadi karena kamu sedang merasakan emosi yang kuat, kelaparan, kadar gula darah rendah, kurang tidur, atau karena penyakit parkinson. “Halodoc, Jakarta – Pernahkah kamu mengalami tangan yang tiba-tiba gemetar sebelum kamu melakukan pekerjaan yang berbeda, berada di tengah lingkungan baru, melakukan presentasi atau melakukan kencan dengan kekasih? Jika kamu mengalami tangan yang gemetar sebelum pengalaman tersebut kondisi ini terbilang wajar karena kamu mengalami kondisi bagaimana jika kamu cukup sering mengalami tangan yang tiba-tiba gemetar tanpa alasan yang jelas? Kondisi ini bisa saja menjadi salah satu tanda atau gejala dari kondisi tremor atau penyakit gangguan saraf yang dikenal dengan penyakit Alasan Medis Tangan Alami GemetarMungkin rasa khawatir terhadap kesehatan akan terus kamu alami ketika kamu mengalami tangan yang gemetar terus-menerus. Sebaiknya jangan terlalu khawatir, ketahui beberapa alasan mengapa tangan kamu sering alami gemetar, yaitu1. Tangan Gemetar adalah Kondisi yang NormalMenurut James Bernheimer, seorang ahli saraf dari The Neurology Center, Baltimore mengatakan bahwa setiap tubuh manusia memiliki getaran alami setiap saat. Kondisi ini dikenal sebagai tremor fisiologis. Kamu bisa melihat kondisi tremor fisiologis yang kamu alami ketika kamu rentangkan kedua tangan atau melakukan aktivitas yang cukup detail seperti memasukkan benang pada jarum. Jadi, jangan panik dulu jika kamu alami getaran pada Perubahan Emosi yang Begitu KuatPerhatikan getaran tangan yang kamu alami. Apakah kamu sedang mengalami perubahan emosi yang kuat atau tidak? Misalnya alami rasa takut atau marah yang berlebihan? Tangan yang gemetar bisa disebabkan karena perubahan emosi yang cukup kuat. Emosi yang dialami memicu sistem saraf otonom untuk memicu tremor fisiologis pada tubuh. Perasaan gugup, amarah, stres dan gembira yang berlebihan dapat bertindak sebagai sistem darurat tubuh yang berpotensi sebabkan tangan menjadi Kadar Gula Darah RendahSelain dampak dari emosi yang dirasakan, tangan yang gemetar nyatanya bisa terjadi akibat kadar gula darah yang rendah pada tubuh. Gula darah yang rendah dalam tubuh dapat mengganggu fungsi otak. Kondisi ini membuat kamu rentan mengalami getaran pada tubuh. Seseorang yang sering telat makan berisiko mengalami gula darah rendah pada tubuh, tidak jarang tubuh akan mengalami getaran ketika kamu mengalami Kurang TidurKondisi kurang tidur dapat membuat kamu alami getaran pada tubuh. Otak mengalami gangguan fungsi ketika kamu kurang beristirahat. Padahal, tubuh akan meregenerasi sel baru ketika kamu beristirahat. Ketika kamu kurang tidur tubuh akan terus bekerja untuk membuat kamu terjaga dan bisa beraktivitas. Kondisi ini membuat jantung bekerja lebih keras yang meningkatkan risiko tubuh menjadi bergetar lebih keras. Selain membuat tangan bergetar, kurang tidur juga dapat memberikan dampak buruk pada Penyakit ParkinsonTangan yang alami gemetar bisa menjadi tanda awal dari penyakit Parkinson. Umumnya, penyakit Parkinson terjadi pada seseorang yang memiliki usia di atas 60 tahun. Tidak hanya gemetar pada bagian tangan, lama kelamaan pengidap Parkinson merasakan gemetar pada bagian tubuh lain, seperti jari meskipun anggota tubuh tersebut dalam keadaan diam. Gerakan tubuh yang melambat dan kram otot yang memicu distonia juga menjadi gejala lain dari Parkinson. Jangan ragu untuk melakukan pemeriksaan pada rumah sakit terdekat ketika kamu mengalami beberapa gejala yang menjadi tanda dari penyakit Parkinson agar kondisi ini dapat segera beberapa alasan medis di balik kondisi tangan yang tiba-tiba gemetar. Sebaiknya segera tanyakan pada dokter melalui aplikasi Halodoc untuk mengetahui penyebab tangan gemetar agar mendapatkan penanganan yang lebih Diakses pada 2019. 10 Reasons Why Your Hands Are ShakingHealthline. Diakses pada 2019. Shaking Hands.
Tangan gemetar atau tremor bisa menjadi hal yang biasa dan dapat dialami oleh setiap orang, terlebih ketika sedang gemetar dapat terjadi karena adanya pergerakan atau kontraksi otot yang menimbulkan osilasi getaran ritmis tanpa ada unsur kesengajaan atau tanpa disadari.Kondisi ini sering kali diabaikan. Padahal, penyebab tangan gemetar juga bisa karena penyakit serius yang memerlukan penanganan lebih lanjut oleh karena itu, sangat penting untuk memperhatikan gejala yang Anda alami. Perhatikan mulai kapan Anda mengalami kondisi tersebut, faktor pemicu, apakah dapat hilang dengan sendirinya atau tidak, hingga apakah ada gejala lain yang tremor sering kali dijumpai pada tangan, tapi tidak menutup kemungkinan dapat terjadi pada bagian lain di tubuh, seperti lengan, kepala, wajah, kaki, bahkan suara. Terdapat beberapa kondisi kesehatan yang dapat menjadi penyebab tangan gemetar, seperti 1. Penyakit Parkinson Pada penyakit Parkinson, tangan yang gemetar terjadi karena adanya kerusakan sel-sel otak yang memerintahkan otot-otot untuk bergerak. Getaran biasanya dimulai di satu sisi, tetapi seiring waktu dapat menyebar ke tangan yang lain. Penyakit ini juga menjadikan pergerakan lebih lambat, terdapat masalah keseimbangan, atau lengan dan kaki menegang. 2. Multiple Sclerosis Multiple sclerosis adalah kondisi rusaknya protein mielin yang menyelimuti serabut saraf. Penyakit ini akan menimbulkan gejala tangan gemetar. Artikel Lainnya Perhatian, Ini Penyebab Bayi Mengalami Tremor 3. Hipertiroidisme Hipertiroidisme atau tiroid yang terlalu aktif bisa menjadi alasan kenapa tangan Anda sering gemetar. Kondisi ini terjadi ketika kelenjar tiroid bekerja terlalu keras sehingga meningkatkan detak jantung. Keluhan yang muncul disertai dengan tremor pada tangan. 4. Konsumsi Kafein Berlebihan Diketahui sebagai stimulan, kafein adalah bahan kimia alami yang membantu Anda terjaga, sekaligus juga bisa menjadi penyebab tangan gemetar jika Anda terlalu banyak mengonsumsinya. Hal ini mungkin tidak terjadi pada semua orang, karena kadar toleransi orang terhadap kafein berbeda-beda. Tak cuma kopi, kafein juga bisa ditemukan dalam obat sakit kepala yang dijual bebas, cokelat, minuman berenergi, dan minuman bersoda. 5. Kecanduan Alkohol Jika Anda kecanduan alkohol, gejala tangan gemetar bisa dialami ketika Anda berhenti mengonsumsinya. Ini dapat terjadi setelah absen’ selama 10 jam setelah minuman terakhir, dan bisa berlangsung selama beberapa minggu. Beberapa program detoksifikasi dengan obat-obatan yang dipantau dokter bisa membantu mengatasi alcohol withdrawal sindrom putus alkohol. 6. Kurang Tidur Ibarat mobil yang tak akan bisa jalan tanpa bahan bakar, Anda pun tak akan bisa mengandalkan otak untuk bekerja dengan baik tanpa tidur. Ketika Anda kurang tidur, otak bisa secara keliru memerintah tangan untuk gemetar. Ini bisa diatasi dengan memperbaiki kualitas tidur Anda. 7. Gula Darah Rendah Saraf dan otot membutuhkan tenaga dari gula darah. Jika keduanya tidak mendapatkan cukup gula akibat gula darah rendah atau hipoglikemia, maka tangan akan gemetar. Segera tingkatkan gula darah untuk mengatasinya. Anda bisa mengonsumsi sebanyak 15-20 gram gula. 8. Stres Penyebab tangan gemetar bisa juga karena stres. Saat sedang stres, saraf menjadi terlalu bersemangat’. Tangan pun bisa sering gemetar dan jantung berdetak kencang. Atasi dan hilangkan stres dengan meditasi, melakukan teknik pernapasan tertentu, atau me-time dengan melakukan hobi atau perawatan diri. Artikel Lainnya Ini Dia Penyebab Tubuh Gemetar Setelah Minum Kopi 9. Kekurangan Vitamin B12 Vitamin B12 memainkan peran besar dalam menjaga kesehatan sistem saraf. Defisiensi vitamin B12 bisa menyebabkan tangan gemetar atau membuat lengan dan kaki terasa kebas. 10. Gangguan di Otak Jika Anda mengalami stroke atau cedera otak traumatis, otot-otot di tangan Anda bisa gemetaran. Jauhi kafein, nikotin, atau apa pun yang membuat gejala lebih buruk. 11. Efek Samping Obat Penyebab tangan gemetar juga bisa diakibatkan obat-obatan yang Anda konsumsi, misalnya obat mood stabilizer, obat untuk kejang, hingga obat untuk asma. Jika saat mengonsumsi obat-obatan tersebut muncul efek samping tangan gemetar, segera konsultasikan kembali dengan dokter. Dengan begitu, akan dicari alternatif lainnya, misalnya pengurangan dosis atau penggantian jenis obat yang digunakan. 12. Feokromositoma Pheochromocytoma Feokromositoma merupakan salah satu tumor langka yang muncul pada kelenjar adrenal. Secara umum, tumor ini bersifat jinak. Meski demikian, tumor yang muncul pada kelenjar adrenal ini dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah. Sering kali, gejala yang muncul pada penyakit ini adalah tangan dan tubuh gemetar diikuti dengan muncul keringat berlebih, sesak napas, hingga sakit kepala. Adanya tumor ini juga dapat memberikan komplikasi, seperti stroke maupun serangan jantung. Untuk itu, terapi yang dianjurkan untuk feokromositoma adalah pembedahan. 13. Keracunan Bahan Kimia Paparan bahan kimia, misalnya merkuri, timbal, dan pestisida, dapat menyebabkan masalah sistem saraf, salah satunya memberikan gejala tangan gemetar. Selain itu, gejala yang muncul disertai dengan keluhan sakit kepala, kelemahan, hingga gangguan penglihatan maupun bicara. Jika Anda bekerja dan berhubungan dengan bahan-bahan kimia, jangan ragu untuk segera ke dokter untuk memeriksakan kondisi Anda. 14. Merokok Penyebab tangan gemetar lainnya yang tak disadari adalah merokok. Ya, sebagian besar orang beranggapan bahwa dengan merokok bisa meredakan stres dan kecemasan. Nyatanya, zat adiktif di dalam rokok yaitu nikotin justru membuat detak jantung melaju cepat. Pada akhirnya, muncul gejala berdebar-debar dan tangan gemetar. Artikel Lainnya Efek Samping Antidepresan Bikin Tremor, Ini Sebabnya
Jerawat di pipi. Foto Getty Images/iStockphoto/metamorworks Jakarta - Penyebab jerawat di pipi yang sering dialami kebanyakan orang selama ini terkadang bersumber dari beberapa hal sepele di sekitar kamu. Percaya atau tidak, kemunculan jerawat di pipi tidak hanya disebabkan oleh masalah hormon jerawat sering kali mengganggu penampilan hingga merusak percaya diri seseorang. Sebelum mencari solusi pengobatannya, kamu perlu tahu apa yang menyebabkan kemunculan jerawat terutama di pipi. Yuk, simak ulasan menarik berikut ini!Penyebab Jerawat di PipiDikutip dari situs Healthline dan Pandiahealth, penyebab jerawat di pipi tidak hanya karena masalah hormon, penumpukan kotoran, minyak berlebih atau kulit kering saja. Tapi ada beberapa faktor lain yang terkadang tidak diperhatikan dan menjadi penyebab jerawat di pipi. 1. Sarung Bantal yang KotorSarung bantal yang pastinya akan bersentuhan dengan wajah ketika kamu tidur bisa menjadi salah satu penyebab jerawat di pipi apabila dalam keadaan kotor dan tidak pernah diganti. Tanpa disadari, sarung bantal atau bahkan seprai kasur akan menjadi tempat berkembang biaknya jamur jahat, bakteri, debu, kotoran, dan alergen lainnya yang kamu tertidur di malam hari, selama kurang lebih 7 jam kotoran dan bakteri yang menempel di sarung bantal yang kotor akan berpindah ke wajahmu sendiri. Kemudian hal inilah nantinya yang akan menyebabkan jerawat di pipi hingga faktor kulit menjadi lebih berminyak bahkan lebih buruk Terlalu Sering Menyentuh WajahPenyebab jerawat di pipi selanjutnya adalah aktivitas yang terlalu sering menyentuh wajah dengan tangan sendiri. Jika sepanjang hari kamu melakukan banyak aktivitas yang menyentuh banyak benda lainnya, jika kemudian kamu menyentuh wajah tanpa mencuci tangan terlebih dahulu akan menyebabkan perpindahan bakteri atau kuman dari tangan ke Produk Skincare yang BurukBeberapa produk skincare atau kecantikan mungkin juga bisa menjadi penyebab jerawat di pipi. Misalnya produk yang terlalu banyak mengandung alkohol dan wewangian sintetis, secara tidak langsung bahan-bahan tersebut dapat membuat kulit wajah iritasi hingga menyumbat Teknik Mencukur Bulu Wajah yang Tidak BenarJika mencukur bulu wajah dengan alat yang tidak steril atau cara yang tidak benar juga bisa menyebabkan kemunculan jerawat di pipi. Hal ini dapat meyebabkan iritasi pada kulit dan meningkatkan risiko rumbut tumbuh ke Nutrisi yang KurangJika kamu melakukan program diet, harap disesuaikan dengan kesehatan kulit badan terutama wajah. Diet berkemungkinan memiliki hubungan dengan kemunculan jerawat jika dilakukan terlalu ekstrim dan tidak Perubahan HormonalPenyebab jerawat di pipi selanjutnya adalah hal yang paling mendasar, yaitu perubahan pada hormon tubuh. Itulah kenapa di masa pubertas atau kehamilan banyak orang yang mengalami kemunculan Masalah MetabolikSeseorang yang mengalami masalah metabolisme juga memungkinkan menjadi penyebab jerawat di pipi. Hal ini dapat disebabkan oleh gangguan pada proses alami tubuh sehingga terjadinya peradangan, termasuk kemunculan jerawat di metabolik kadang diawali dengan pola hidup sehat yang tidak diterapkan sepenuhnya. Misal pola makan yang tidak teratur dan lebih memilih makanan tinggi gula, garam, serta Bakteri di PonselTerdengar sepele, namun sering terjadi ketika kamu tertidur dan ponsel terlalu dekat atau bahkan menempel pada pipi dapat menyebabkan bakteri pada ponsel menjadi berpindah ke pipi. Hal ini berpotensi menyebabkan jerawat di pipi akan muncul lebih beberapa hal sepele yang bisa menjadi penyebab jerawat di pipi. Kemunculan jerawat bisa dicegah dengan lebih menjaga kebersihan tubuh dan benda-benda sekitar, terutaman wajah yang begitu sensitif. Setidaknya pastikan tangan kamu bersih sebelum menyentuh wajah sendiri, ya. Simak Video "KuTips Trik Memilih Skincare Biar Glowing Maksimal!" [GambasVideo 20detik] row/row
Jari tangan kesemutan dapat disebabkan oleh berbagai hal. Meski bukanlah kondisi yang berbahaya, Anda tetap perlu waspada bila keluhan ini berulang, berlangsung lama, dan disertai gejala lain. Pasalnya, kondisi tersebut bisa menjadi tanda atau gejala dari suatu penyakit. Jari tangan kesemutan biasanya terjadi saat adanya tekanan pada saraf di area tangan. Tekanan yang cukup lama bisa memicu sensasi kebas atau mati rasa, mulai dari jari tangan, pergelangan, lengan bawah, bahkan hingga ke siku. Contohnya, ketika jari tangan menopang kepala saat tidur dalam posisi miring. Namun, kesemutan ini umumnya akan hilang sendiri bila Anda mengubah posisi tangan atau menggerakkannya. Penyebab Jari Tangan Kesemutan Dalam beberapa kasus, kesemutan di jari tangan yang berlangsung lama atau disertai gejala lain bisa menjadi tanda maupun gejala penyakit tertentu. Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan jari tangan kesemutan, yaitu 1. Diabetes Diabetes merupakan salah satu penyebab paling umum dari gangguan saraf tepi yang memicu gejala jari tangan kesemutan. Dalam istilah medis, kondisi ini dikenal dengan sebutan neuropati diabetik. Umumnya, kesemutan pertama kali dirasakan di telapak kaki, kemudian menjalar ke kaki bagian atas. Setelah itu, barulah diikuti dengan kesemutan jari tangan hingga menjalar ke bagian lengan. 2. Carpal tunnel syndrome CTS Carpal tunnel syndrome atau sindrom terowongan karpal merupakan kondisi yang menyebabkan tangan terasa panas, kesemutan, lemah, dan terasa nyeri. Sindrom ini terjadi ketika adanya tekanan pada saraf di dalam pergelangan tangan. Seseorang lebih berisiko mengalami CTS ketika sering melakukan aktivitas atau pekerjaan yang melibatkan penggunaan jari secara berulang dalam jangka waktu lama, misalnya mengetik, mencuci, atau merakit benda tertentu. 3. Rheumatoid arthritis Rheumatoid arthritis adalah gangguan autoimun yang menyebabkan peradangan kronis pada sendi. Penyakit ini dapat menimbulkan gejala kesemutan, nyeri, dan mati rasa pada jari dan pergelangan tangan. Tak hanya rheumatoid arthritis, ada juga beberapa gangguan autoimun lain yang dapat menimbulkan gejala kesemutan di jari tangan, seperti multiple sclerosis, lupus, dan penyakit Celiac. 4. Kekurangan vitamin tertentu Jari tangan kesemutan juga dapat terjadi akibat kekurangan asupan vitamin, terutama vitamin B1, B6, B12, dan vitamin E. Hal ini karena semua vitamin tersebut dibutuhkan tubuh untuk menunjang kesehatan dan fungsi saraf. Tak hanya di tangan, kekurangan vitamin ini juga bisa menyebabkan kesemutan di kaki. Selain kesemutan, kekurangan beragam vitamin tersebut juga kerap diikuti gejala lain, seperti kulit tampak pucat, lemas, lesu, sakit kepala, tidak nafsu makan, dan nyeri otot. 5. Efek samping obat-obatan Penggunaan obat-obatan tertentu, seperti amiodarone, metronidazole, phenytoin, dan obat-obatan kemoterapi, juga bisa menyebabkan efek samping berupa kesemutan. Efek samping ini umumnya akan membaik setelah pengobatan tersebut selesai. Oleh karena itu, apabila Anda mengonsumsi salah satu obat, lalu muncul gejala kesemutan terus-menerus, segera konsultasikan ke dokter. Selain kondisi yang telah disebutkan, jari tangan kesemutan juga bisa dipicu oleh faktor lain, seperti konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan, paparan zat kimia berbahaya, serta beberapa penyakit infeksi seperti penyakit Lyme, hepatitis B, sifilis, dan HIV/AIDS. Cara Mengatasi Jari Tangan Kesemutan Mengatasi jari tangan kesemutan tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Oleh karena itu, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan terlebih dahulu guna memastikan diagnosis. Setelah diketahui penyebabnya, barulah dokter akan memberikan penanganan yang sesuai. Salah satu contoh penanganan kesemutan di jari tangan adalah penggunaan penyangga di pergelangan tangan wrist support bagi penderita carpal tunnel syndrome. Sama seperti cara mengatasi kaki kesemutan, dokter juga akan meresepkan obat penghilang rasa sakit guna meredakan keluhan nyeri. Selain itu, Anda juga perlu mengistirahatkan tangan terlebih dahulu selama beberapa hari. Apabila kesemutan disebabkan oleh kekurangan vitamin B atau vitamin E, Anda akan dianjurkan untuk mengonsumsi suplemen vitamin guna memperbaiki fungsi saraf. Sementara dalam kasus kesemutan yang disebabkan oleh penyakit tertentu, seperti diabetes, gangguan autoimun, atau penyakit infeksi, dokter akan memberikan obat-obatan khusus atau melakukan berbagai penanganan lain guna meredakan gejala yang muncul, misalnya fisioterapi. Jari tangan kesemutan umumnya bersifat sementara dan tidak berbahaya. Meski demikian, jika keluhan ini sering kambuh, tidak reda dalam waktu lama, dan disertai gejala lain, segera konsultasikan ke dokter agar kesemutan dapat diobati sesuai penyebabnya.
penyebab jam tangan sering telat